Sabtu, 16 Juni 2012

ILMU JARE

kalo anda tanya saya bagaimana cara menjadi ini, menjadi itu, bagaimana menemukan hasil seperti ini, seperti itu kok rasanya anda ini makhluk mubazir. untuk apa tangan, kaki, mata, otak, telingan, dan solar plexus di tempelin ke tubuhmu? ndak usah banyak tanya, wong jawabanya juga ndak mesti bener, mending kamu jalanin dulu, kamu cari sendiri dulu, itu ilmu yang paling nyata, bukan "ilmu jare".... 


sebuah kalimat yang berhasil di tamparkan ke mukaku dua jam yang lalu.
siapa lagi kalo bukan, dia, sosok yang akan kau kenal nanti.


aku sedang bertanya waktu itu, bagaimana agar kita menjadi orang yang kuat menjalani cobaan. aku tak sedang bertanya bagaimana cara agar jadi sakti mandraguna. sosok yang kukenal itu adalah seorang yang sakti. ia selalu ada tiba-tiba disaat aku sangat tidak membutuhkanya! dan dia akan selalu menghilang ketika aku mencarinya, menggapainya. dia bukan makhluk gaib, bukan benda astral, apalagi metafisik! dia nyata, hanya saja ia bisa datang dan pergi tiba-tiba. sesuka hatinya. terserah, kalian percaya atau tidak. 

"ketika kita tak memiliki ilmu jare (ilmu katanya, kata si ini begini, kata si itu begitu) apa yang jadi patokan kita untuk menentukan berhasil atau ndak?sudah sampai apa belum?"

aku meneruskan pertanyaanku. aku tak mengerti kenapa dia menyebutku makhluk mubazir?!

"hahaha mungkin kamu ini bener-bener wong mubazir. kamu kira apa yang ada di tubuhmu itu barang rongsok semua apa? apa kamu kira otaku lebih bagus dari otakmu? apa kamu kira solar plexus mu tak lebih peka dari punyaku? apa kamu kira Gusti itu ngasih kekamu barang-brang dari barkas? ilmu jare itu ya harus kamu dengar dulu setidaknya, tapi bukan kamu yakini. ilmu jare ada untuk jadi pedoman kamu menemukan teori baru, rumusan baru, formula baru!"

aku diam. melongo dan sangat merasa gobol. 

"lalu apakah aku harus trabas kiri kanan, ndak pedulikan kanan kiri? apa aku harus rubuhkan apa-apa yang ada didepanku, masa bodoh dengan jare-jare mereka?"

dia menatapku, alisnya dinaikan, tajam. lalu tawanya mencair

"hihihi hhhhihhh kamu itu ndak tahu yang namanya harmoni? kalo kamu trabas tok itu namanya gembagus! yang dimaksud laku tanpa jare, itu ya kamu lakukan sendiri, kamu jalani sendiri apa yang ingin kamu cari, kamu gapai, dengan melihat peta-peta jare. ndak masalah kok kamu ndak ikutin arah jare-jare tadi. asal kamu masih dijalan, ndak nyemplung kali ya ndak papa, nanti yang capek kan kamu sendiri! ilmu jare bukan untuk kamu percayai total! tapi cuma sebagai pedoman paling kecil, selebihnya kamu tentukan sendiri, baik buruknya kan bisa kamu timbang dengan mengasah kepekaanmu dengan harmoni!"

aku mulai sedikit mengerti. pengertianku mulai muncul, walaupun masih temaram. walaupun masih samar-samar tak karuan.

"jadi apa kesimpulanya? apa berarti aku harus melupakan semua nasihatmu? apa aku harus melupakan semua kata-kata orang?"

dia tertawa keras sekali. aku serba salah dimatanya.

"lhah kamu ini jadi orang kok lucu. kamu tanya nasihatku untuk melupakan nasihat-nasihatku? sontoloyo. sudah, semua itu yang penting kamu bisa tahu batas, peka dengan harmoni kanan-kirimu. ilmu jare itu cuma sebagian ilmu kecil kok. ndak usah dibikin repot. kamu ndak boleh percaya sesuatu dengan berlebih, tapi kamu juga ndak boleh nggak percayaan. kembali ke harmoni tadi. perluaslah cakrawalamu!"

aku rasa, ia sedang memaki kebodohanku didalam hatinya.

"jadi itu kesimpulanya?"

dia menatapku

"oalah asu tenan koe iki, kalo untuk kesimpulan saja kamu masih tanya aku? kenapa kamu ndak buat patung wajahku? kamu sembah dan kasih buah-buahan tiap sore? kesimpulan itu ya dateng dari kamu! kok kamu percya banget sama keputusan-keputusanku?! percaya nuranimu itu lho, kamu obrak-abrik hatimu, benahin nafsumu, bersihin nurani, itu bisa dipercaya kok, ndak usah lagi-lagi tanya kesimpulan sama aku! sontoloyo! cari kesimpulan sendiri, cari jawabn sendiri, itulah ilmu sejati, kalo kamu masih tanya kesimpulan dari aku, itu lak podo wae koe seh ngasah ilmu jare! sudah pusing aku kalo ngobrol sama kamu, tak pulang ya...!"

oalah, dia pergi begitu saja. dia menggantungkan apa yang dia beri. ndak senyum ndak apa, malah pergi begitu saja. dia pake sandalku lagi. jancuk!

hah, kutinggalkan teras, dan masuk, memutar keran kamar mandi. mulepas baju. dan mulai membasahi diri.
dan aku sadar, aku tahu hakikat air itu dingin, bukan kata dia dingin. aku tahu cabe itu pedes bukan karna kata dia itu pedes, hakikat dingin dan pedas itu ndak akan kita rasakan kalo belum kita temui betul. yang ilmu jare ungkapkan hanya sebuah makna ilusi, emosi sebuah kata-kata. dinamika kata kerja. hakikat pedas, dan dingin tak bisa dirasakan hanya dengan ilmu jare..apakah mungkin ini yang dia maksud?


ah masabodoh, aku harus cepat-cepat mandi..dosen sudah kurang kerjaan datang kekampus cepat-cepat..
-IA-

Rabu, 13 Juni 2012

MIMPI NALA..??

berubahkah raut seseorang ketika tubuhnya terpendam jauh didalam tanah dan mulai digigit gigi-gigi kecil ulat pemakan daging itu?

apakah mereka bisa membela diri dari kematian?
penipu-penipu itu? penjahat, pembunuh, pemerkosa? apakah mereka bisa menipu kematian, atau sekedar mengelak sejenak dari belaian para zabaniyah? bisakah mereka memalingkan muka ketika belatung sudah berjalan mendekati leher, mendekati telinga? ah aku rasa mereka hanya akan mengumpat dalam hati.
akupun pasti hanya akan mencaci maki. berharap cacing-caing itu tak mencumbu mataku dulu.

berubahkah raut seseorang ketika tubuhnya terpendam jauh didalam tanah dan mulai digigit gigi-gigi kecil ulat pemakan daging itu?
pertanyaan itu kembali terdengar. sebuah pertanyaan yang sebenarnya sangat mengganggu. karna kau akan membayangkan mayat yang busuk. pembusukan adalah hal yang ditakutkan manusia, setelah kematian. manusia terlalu egois untuk menjaga wajah rupawanya dari ulat-ulat yang lapar, belatung yang mengharap makan.

tapi bukan itu yang ia tanyakan. pertanyaanya tak mengarah ke sebuah cerita sadis tentang manusia yang hidup dan busuk dalam waktu bersamaan, pertanyaanya selalu abstrak. dan dialah Nala. kawan yang aku kenal dalam sebuah perjalanan. seorang jamaah sunrise sejati.

namanya nala, dan ia selalu membawa tanya. ia selalu menyala, karna dia adalah nala, sang api.
ia sangat antusias dengan kematian, terlebih dengan pembusukan sebuah jasad. karna katanya,hanya kematianlah jawaban dari semua pertanyaan. pernah aku menawarkan dia racun serangga, atau sebuah petuah bunuh diri, tapi ia menolak dengan alasan yang semakin gelap. aku mau hidup lama untuk membawa pertanyaan lebih banyak, sehingga setelah aku mati, aku puas dengan jawaban-jawaban. setidaknya aku bisa menjadi orang pandai di alam kubur sana. dan ia selalu mengakhiri dengan senyuman dan sedikit asap rokok yang selalu hadir dalam setiap perbincangan.

nala adalah pemburu pertanyaan yang bisa dikatakan militan. tak pernah ia membagi informasi tentang jawaban, jawaban dari pertanyaan-pertanyaan sebelumnya. ia selalu menghadirkan pertanyaan-pertanyaan baru. selalu. ia pernah berkata, bahwa pertanyaan itu satu paket ekonomis dalam ilmu pengetahuan. karna didalamnya mengandung teka-teki yang akan kau gali dan sebuah paket obat kesadaran. kau tak akan mencari tahu dan tak akan sadar jika kau belum membeli satu paket ekonomis ini.

jangan kau bayangkan nala adalah sosok banyak bicara, seperti remaja-remaja televisi. ia juga bukan sosok menyenangkan. jika kau mengharap ia adalah sosok segar, dengan pertanyaan-pertanyaan ramah, maka pulanglah segara, dan buang harapanmu ditengah jalan.

nala adalah sosok gelap, dan kejam. ia adalah iblis yang menyerang diam-diam. (dia marah setelah aku katakan bahwa dia adalah sosok gelap, ia beralasan bahwa apa yang gelap tidak selalu buruk.bukannya setiap mimpi indah harus melewati kegelapan kelopak mata menuju tidur?hmm pertanyaan baru lagi nala!) lidahnya itu api. jika matamu cukup sering melihat pantat-pantat truk, maka pakailah nasihat dari sana. awas, jaga jarak!

ia menyerangku pagi ini. di sebuah pagi yang biru, dan masih perawan. (ah, perawan, sebuah kata yang membawa objeknya seakan terkurung didalam kotak lalu otakmu akan menggiring fantasi kedepan sosok wanita, dengan rok merah muda, dan sebagainya, dan sebagainya). mungkin pagi ini tak perawan, pagi ini adalah pagi yang perkasa. karna aku mampu berdiri dengan kopi kental, yang kata kawan karibku kopi laki-laki. (sadarkah kau bahwa manusia mulai menganggap benda-benda itu mulai memiliki kelamin hari ini?) dan kelamin, hanya akan membawamu untuk mencoba saling menaklukan. label yang membawa kita untuk mencapai ego masing-masing, dan mencari-cari siapa yang lemah dan siapa penguasa. ah, mengapa aku malah meributkan kelamin?nala sudah menggangguku pagi ini, dan mungkin nala masa bodoh dengan kelamin. didepan monitor hitam, posisi bersila, dan keyboard yang menimbulkan bunyi-bunyian khas, nala mengirim pesan. aku menemuinya dalam kotak masuk facebook. cahaya dikamarku remang-remang, karna lampu selalu kubiarkan mati kala pagi. aku merindukan cahaya yang menembus jendela dan terhalang gorden kuning tipis, yang membuat kamar ini sangat melankolik.

-selamat pagi :) sudah bangunkah kau pemalas?aku bermimpi bahwa aku ini pernah hidup sebelum kau kenal sebagai nala. aku pernah hidup sebagai seorang pembangkang yang mati tertembak. aku ingat ketika ujung pistol itu menempel pada kulit kepala. tepat diatas telinga. aku ingat detail-detail itu. aku ingat aku menjerit ketika peluru itu menembus perlahan, lalu semua menjadi berantakan. merah biru, lalu hitam pekat. dan aku ingat detail-detail itu. aku ingat baju lusuh yang aku pakai, dan kain batik yang menutupi kakiku, dan caping-caping petani. aku ingat detail-detail itu. apakah kau percaya reinkarnasi wahai pemalas?-


kau menanyakan apa yang tak aku tahu sama sekali nala. apa pula reinkarnasi itu? kopi pagi ini begitu pekat, kau seperti meminum pasir jika mencobanya. aku tak tahu nala, karna aku benar-banar buta. maukah kau menunggu sedangkan aku akan mencari tahu barang sebentar?oh aku tak bisa menemukanya!

-nala, selamat pagi. aku tak tahu apa yang kau bicarakan. ya, jika reinkarnasi berlaku buatmu, mungkin kau dulu ada di jasad seorang wanita pki, yang dibunuh dan dibuang karna kekuasaan yang sewenang-wenang. aku tak tahu apa yang kau bicarakan. tapi kemanakah jiwamu sebelum masuk kedalam sosok pki itu? ingatkah kau nala? mungkin kau adalah sri asih. oh ya, aku tak tahu reinkarnasi nala-

mungkinkah nala adalah sri asih? sebelum ia masuk ke jasad seorang wanita pki yang ia ceritakan, yang dibunuh dalam peristiwa 66, yang dikira ikut andil dalam kecerobohan cakrabirawa dia adalah sosok sri asih. atau serupa sri asih. tahukah kau kawan siapa sri asih? superhero pertama indonesia? tahukah kau kawan tentang wanita berkemben itu?

-hahaha sri asih?mana aku ingat kawan, yang aku ingat aku berada di tanah. dengan pistol yang mencumbu kulit kepala. yang diteriaki lonthe komunis sebelum peluru menembus kepala. yang aku ingat hanya jeritan yang keras, karna peluru itu begitu manis rasanya kawan, hanya darahlah yang panas ketika keluar dari kepalamu. percayalah. aku ingat semua itu-


nala. apakah kau sedang masturbasi? apakah obsesimu mengenai komunisme itu sedang mengalamai orgasme klimaks?

-nala, sudahlah. hentikan masturbasimu itu, kau bukan petani, dan kau bukan komunis!-

cangkir kopiku hanya menyisakan sedikit air hitam. yang tersisa hanya pasir-pasir hitam yang lembut, dan manis, dan pahit, entahlah. kopiku habis. dan nala belum mengirim balasanya. apakah nala marah? apakah aku terlalu berlebihan. seharusnya aku ingat bahwa akhir-akhir ini ia sedang mencaritahu tentang petani-petani korban kejahatan korporasi. ia sedang tak membela komunisme, ia sedang membela apa yang komunisme bela waktu itu. kaum petani. maaf nala, aku tak ingat kau sedang mati-matian mengingatkan aku tentang itu semua. tentang negara agraris yang melupakan petani-petaninya. kawan, negara kita ini tak akan melupakan pertanian, tapi tahukah kau bahwa negara kita ini selalu menginjak-injak petani? negara kita ini hanya mengurusi perdagangan dalam pertanian. berapa harga beras, harus impor mana, berapa laba yang diterima pejabat-pejabat itu dari panan cabe bulan ini. mereka hanya mengurusi hal-hal itu kawan. maaf nala, aku lupa. aku lupa kau sedang berduka atas peringatan satu tahun korban-korban setrojenar. aku lupa nala...

-aku bukan komunis memang, tak ada hubunganya dengan komunisme kawan, dan sekarang aku bukan petani! belum mungkin. aku tak tahu seberapa besar duka orang-orang setrojenar, aku tak tahu seberapa besar duka petani-petani yang digusur korporasi-korporasi negara. aku tak tahu semua itu! tapi "penglihatan" yang aku ceritakan kepadamu itu seperti tanda. supaya aku tidak lupa asal-usulku dulu, supaya aku ikut meringankan beban para petani-petani itu kawan! supaya kamu, aku, dan semua orang ingat bahwa negara agraris yang kita sebut indonesia ini sedang tidak memperdulikan nasib-nasib petaninya. bukan hanya dari masa pki. sampai sekarang, era reformasi tai kuda ini petani masih dianggap sekecil biji-biji beras-


aku tak ingat nala, sungguh. aku juga ingin sepertimu, yang selalu mencoba meringankan derita petani-petani itu. tapi apa yang bisa aku lakukan nala? untuk mereka? untuk petani? untukmu? aku hanya sebuah katak yang ada di sawah luas, tapi dengan imajinasi yang sudah tebunuh, mata tertutup dan telinga tersumbat. aku berharap menjadi katak dalam tempurung yang imajinasinya bebas berkeliaran. yang  keberanianya mampu memecahkan luas sebuah ruang. aku ini total buta nala, gelap.

-maaf nala, aku tak bermaksud seperti itu. oke, jika dulu kau seorang petani, pki, dan dibunuh serta diteriaki lonthe komunis sebelum ditembak ditanah, apa yang ingin kau lakukan? pertanyaan apa selanjutnya yang akan kita cari nala?-


bodoh. kenapa aku mengetik itu? sudah pasti alasan nala menceritak mimpinya adalah sebagai pemacunya. agar ia tetap survive membantu para petani. agar ia senantiasa berada dijalan itu. maaf nala. maaf. hari ini kopi telah menyumbat saraf-sarafku.


-kawan, aku ingin kau merangkum pagi. agar harimu tak jadi buru-buru. aku ingin membangkitkan kesadaran kita. aku ingin kau tetap tersenyum dan mengingat semua ini. semua ketidakadilan yang belum tuntas selesai, semua kasih sayang yang belum sampai, sehingga ketika kau terpendam jauh dibawah tanah, kau tak membunuh imajinasi bersama mayat tak bergerak itu kawan. bawalah ketidak adilan ini bersamamu, jika kau bertemu Tuhan nanti, adukan semua ini padanya sebelum kau dibakar habis dineraka.berubahkah raut seseorang ketika tubuhnya terpendam jauh didalam tanah dan mulai digigit gigi-gigi kecil ulat pemakan daging itu? berubahkah ingatan dan memorinya? daridulu kau selalu mengatakan aku ini kafir militan, tak percaya satu agama, lembaga kepercayaan, institusi keimanan atau apalah itu, tapi aku percaya Tuhan kawan..dan jika kau bertemu Tuhanmu, laporkan semua ini kawan. aku hanya ingin mulai percaya pada harapan-harapan. pada doa-doaku sendiri-


tenanglah nala, akan aku rangkum pagi ini. dan aku berjanji. akan kuubah doaku mulai detik ini, agar Tuhan membunuhku sebelum pikun membasuh ingatanku dan hilang berserakan bersama histori waktu. semoga aku mati muda dan mengingat semua ketidakadilan ini nala, sehingga akan kubawa dihadapanNya. semoga neraka tak terlalu panas untuk mebakar ingatan-ingatanku nala. semoga..

-nalaku yang selalu menjadi api, akan kuusahan. doakan aku, entah kepada siapa doa-doa kau ucapkan. entah kepada Tuhan yang mana kau beri harapan-harapan, doakan saja aku. doakan saja agar aku mati muda bersama ingatanku, bersama ketidakadilan di setrojenar, bersama ketidakadilan yang ditimpa buruh-buruh itu, kepada orang-orang di mesuji. berharaplah. tapi sebelum aku membawa satu bundel kisah sedih bumi yang tak adil ini aku mohon berusahalah nala. berusahalah sebelum kau meminta aku mengadu kepada Tuhan, berusahalah sampai mati nala. hidupkan harapan-harapanmu, aku akan berusaha sebisaku juga nala, aku janji : ) janji nala, janji-

kutarik nafas dalam-dalam. kuredam suara-suara keyboard yang mendorong perasaan emosional ini.

-terima kasih pemalas :) aku akan selalu mengingatkanmu,segeralah mandi. pertemukan badanmu dengan air-air dingin. itu akan menyegarkanmu. dan semoga siangmu tak jadi sia-sia-


cahaya kamarku mulai tercukupi. semburat cahaya biasan gorden kuning ini semakin terang. dan aku pergi kedapur. kusiapkan air panas untuk teh yang akan kuseduh sehabis mandi. kopi dan teh. teh dan kopi.atau teh dan teh. atau kopi dan kopi. selalu seperti itu. dan air dingin selalu manti dengan nyanyiaan tralala-trilili.

ahh, saatnya merangkum pagi.....

_IA-

Selasa, 12 Juni 2012

BERKENALAN DENGAN WANITA CANTIK IDAMAN ANDA


Baiklah, sekarang saatnya bagi saya membagikan tips jitu berkenalan dengan wanita yang dimulai dari proses persiapan, pembukaan, membangun hubungan dan reward. Here we go!!
Mau tahu biar kamu mudah dan di mudahkan untuk kenalan dengan wanita.


PERSIAPAN.
Persiapan ini wajib dilakukan sebelum anda memulai perkenalan, karena dengan persiapan yang matang, saya pastikan anda akan jauh lebih siap menghadapi wanita idaman anda yang akan anda temui beberapa saat lagi. Ini lah hal-hal yang harus anda siapkan :
  1. Persiapkan diri anda secara fisik, mulai dari kebersihan tubuh anda, model pakaian, gaya rambut sampai parfum andalan yang akan anda pakai, jangan sampai tampilan fisik anda justru membuat wanita takut dan risih. Pakailah pakaian yang pas dengan anda, karena pakaian akan menunjukan karakter anda secara keseluruhan, ingat penilaian seorang wanita terhadap anda pertama kali dimulai dari penampilan.
  2. Persiapkan diri anda secara mental, mental seperti apakah yang akan membuat wanita tertarik?? Tentu saja mental seorang gentle man, penuh percaya diri dan selalu bersikap tenang. Lalu apakah yang dimaksud dengan gentle, percaya diri dan tenang?? Oke, hari ini anda sangat beruntung, karena saya akan membagikan rahasianya, ini dia :
  3. Gentle, seorang pria yang gentle adalah pria yang jujur, apa adanya, tidak lebay, dan bersikap normal, selain itu cirri-ciri khusus dari seorang pria yang gentle adalah pria yang tulus ketika melakukan sesuatu untuk wanita dan tidak mengharapkan pujian. Pria gentle pada dasarnya akan berbuat baik kepada semua orang tanpa pandang bulu, tanpa mengharap imbalan dan tanpa menunggu ucapan terima kasih dari orang lain.
  4. Percaya diri, Pria yang benar-benar percaya diri tidak akan show off tentang apa kelebihannya kecuali ketika si wanita bertanya, pria yang percaya diri tidak terlalu bermasalah tentang bagaimana caranya untuk mendapat perhatian sang wanita, karena mereka tahu dan merasa pantas untuk mendapatkan hati sang wanita idaman tanpa harus show off value, menyombongkan kebaikannya atau berlagak sok cool, karena percaya diri itu artinya nyaman dengan keadaan diri kita tanpa harus di buat-buat.
4. Bersikap tenang, seorang pria biasanya sangat khawatir akan penolakan, padahal justru kekhawatiran yang berlebihan itu akan menjadi nyata jika kita tidak menghilangkan pikiran negative itu dari pikiran kita, so bagaimanakah caranya?? Jawabannya adalah dengan sikap tenang, jangan berfokus pada hasil, tapi fokuslah pada prosesnya. Ingat!! Apapun hasilnya, sikapilah dengan tenang, fokuslah pada prosesnya, jadikan pelajaran berharga.
5. Tentukan target anda, dengan menentukan target anda maka dengan otomatis otak anda akan menyimpan data-data klasifikasi target anda di alam bawah sadar anda, jika semua telah terinstall dengan baik, secara otomatis scanning yang anda lakukan akan lebih mudah, anda akan menemukan pasangan yang anda idam-idamkan sesuai dengan klasifikasi anda dengan sendirinya. Believe it or not!!
PEMBUKAAN
  1. Eye Contact, Kenapa harus eye contact?? Jawabannya adalah dengan eye contact terlebih dahulu, maka wanita target anda akan merasa lebih nyaman, jadi usahakan eye contactlah terlebih dahulu dengan target untuk membuat mereka lebih nyaman, dengan demikian kesempatan anda untuk berhasilpun akan semakin besar.
  1. Body Language, ini adalah salah satu hal terpenting yang harus anda lakukan, bersikaplah santai, temukan gerakan terbaik anda, beranikan diri untuk bersentuhan dengan wanita, jaga jarak anda agar tidak terlalu dekat dengan si wanita, tubuh sedikit condong ke belakang serta tidak usah grogi, tapi jika itu terjadi, maka jadilah pria yang gentle dengan mengatakan apa yang sejujur-jujurnya pada target anda, misalnya anda grogi, maka katakanlah pada target anda bila anda sedang grogi, mudah kan??
Jurus Jitu Opening sakti Anti Penolakan :
Cowo : Hey bentar, kamu/kalian lagi santai kan??
Cewe : hmmm,, nggak sih aku/kita lagi buru-buru (atau) iya, emang kenapa??
Cowo : Oke, aku minta waktunya dua menit aja;)
Cewe : hah?? Emang mau ngapain??
Cowo : aku mau ngajuin satu pertanyaan aja, gini… kalo seandainya aku ngajak kamu/kalian kenalan, kira-kira ada yang marah gak??
*jika jawabannya ADA* maka:
Cowo : oooowwwwhhh,, (pasang muka kecewa dan tahan beberapa detik), oke (smile) aku ambil resiko itu, nama aku (sebutkan nama anda), siapa nama kamu (sambil ajak salaman)??
Cewe : owhhh,, ehhh (blushing), nama aku “XXXX”
*jika jawabannya NGGAK* maka :
Cowo : oke, nama aku (sebutkan nama anda) nama kamu siapa (ajak salaman).
Cewe : nama aku “XXXX”
#ChallengeAccepted#
Seiring dengan berjalannya waktu, kreatifitas anda akan terasah untuk menemukan opening-opening sakti anti penolakan dengan sendirinya, tentunya jika anda terus menerus berlatih kenalan dengan wanita, anda akan belajar dari kesalahan, anda akan menemukan sosok terbaik dalam diri anda dan menjadikan nya sebuah habbit yang terinstall dengan sendirinya di alam bawah sadar anda dengan cepat atau sangat cepat.
MEMBANGUN HUBUNGAN
Setelah anda berhasil dengan pembukaan/opening sakti anda, kini saatnya anda meyakinkan wanita idaman anda untuk secara tidak sadar membangun sebuah hubungan batin dengan anda pada saat kenalan, terdengar sangat hebat bukan?? Lalu bagaimanakah caranya? Ini dia jurus saktinya :
1. Mulailah ajukan pertanyaan standar, misalnya tempat tinggal, kegiatan, sekolah/kuliah/kerja dimana dll. Ajukan pertanyaan ini untuk membuat target anda mengendorkan sedikit defense dalam dirinya, tapi usahakan untuk tidak terlalu detail, hanya sebagai basa-basi saja untuk lanjut ke pembicaraan selanjutnya.
2. Jadikan semua pernyataan yang wanita buat menjadi bahan flirting bagi kita, misalnya :
Cowo : kamu kuliah dimana?
Cewe : aku kuliah di UPI
Cowo : oh iya?? Aku punya juga banyak temen disana loh., kamu pasti angkatan 2007 yah?
Cewe : iiiihhh enak aja, aku angkatan 2011 tau!! >.<
Cowo : hah iya gitu?? Tapi qo keliatannya kaya angkatan 2007?? Hehehe..
Cewe : Bla bla bla
Cowo : Bla bla bla….
——————————
Mudah kan?? Semua informasi dan pernyataan target anda bisa jadikan bahan flirting, so jadilah pria yang kreatif ^_^
3.Pindahkan fokusnya ke tahap yang lebih serius, setelah anda cukup lama flirting, atau jika flirting anda mulai menemukan jalan buntu, maka masuklah ke state yang lebih dalam, dimana pembicaraan selanjutnya akan memasuki area yang lebih serius dan bersifat pribadi, lalu caranya bagaimana?? Caranya sangat mudah, yaitu anda harus memancing topik yang menarik terlebih dahulu, dengan demikian sedikit demi sedikit wanita akan menceritakan hal pribadinya pada anda, inilah contohnya :
*setelah anda flirting cukup lama*
Cowo : eh, menurut kamu cowo atau cewe sih yang lebih sering bohong??
Cewe : Cowo lah, soalnya bla bla bla…. (atau) sama aja bla bla bla bla….
*apapun jawabannya*
Cowo : emang kamu pernah di bohongin sama cowo??
Cewe : pernah sih dulu
Cowo : di bohongin gimana? Disakitin? Dikhianatin? Atau…??
Cewe : di khianatin L (misalnya)
Cowo : hah? Di khianatin gimana gitu?
Cewe : bla bla bla….
*tunjukan bahwa anda sangat antusias mendengar ceritanya, jadilah pendengar yang baik, jangan terlalu banyak berkomentar, dan jadilah pria bijak yang hanya akan mengeluarkan kata-kata sakti nya jika di perlukan saja.*
REWARD
Jika anda sudah melakukan semua proses nya, maka inilah bagian dimana anda akan mendapatkan hasilnya, tapi apaun hasilnya ingat kembali poin di atas, fokuslah pada prosesnya, bukan hasilnya, karena proses lah yang akan mendewasakan diri anda dikemudian hari. Reward ini dimulai dari anda mendapatkan nomor kontaknya, baik itu PIN ataupun nomor HP, selanjutnya anda akan mendapat reward berupa dating, dilanjutkan dengan relationship yang lebih jauh, menjadi pacar, sahabat, “kakak-ade” ketemu gede, TTM, selingkuhan simpanan atau menjadi apapun yang anda mau sesuai dengan tujuan anda berkenalan dengan wanita. Baiklah, disini saya akan bocorkan rahasianya, ini dia :
Setelah terjalin hubungan batin, maka fokusnya dapat anda alihkan, misalnya ketika wanita idaman anda sedang menceritakan cerita sesuatu yang bersifat pribadi, maka anda cut ceritanya, lalu tatap matanya dalam-dalam, tahan beberapa detik dan senyum lah, setelah itu katakan bahwa anda sangat tertarik dengan ceritanya dan anda masih ingin mendengar ceritanya, tapi berikan alasan bahwa ada sesuatu yang membuat anda harus menghentikan cerita itu (apa saja bebas, misalnya : anda sedang ditunggu teman anda), lalu mintalah nomor kontak dia agar anda bisa mendengar cerita lanjutannya lain kali.
*cewe bercerita bla… bla… bla…*
Cowo : eh bentar… (tatap dia beberapa detik, lalu senyum)
Cewe : hah?? Ada apa?
Cowo : ah nggak qo, mungik Cuma perasaan aku doank,. Eh by the way temen aku dah nunggu nih di bawah, tapi jujur aku tertarik banget sama cerita kamu dan aku pengen ngobrol sama kamu lain waktu, (keluarin HP), catet nomer kamu disini, biar aku bias ketemu kamu lagi lain kali (berikan HP anda), nih!
Cewe : oh iya, nih 
Cowo : oke, bye;)
#Close NUMBER – Reward Accepted 

Menghindari Kesulitan, Kesalahan, dan Kegagalan dalam Berkomunikasi dengan Wanita


Sebelum saya memberikan sebuah pengetahuan besar ini pada anda,  saya ingin mengatakan sebuah kalimat ,
“Sesuatu yang tidak pada saatnya itu tidak baik”.
Saya ingin anda ulangi kalimat tersebut dan mengingatnya sampai anda selesai membaca seluruh isi dari tulisan ini.
“Sesuatu yang tidak pada saatnya itu tidak baik”
Sudah di ingat ? Mari kita mulai!
Sering kali kita mengalami kesulitan, kesalahan, dan kegagalan saat berkomunikasi dengan wanita bahkan diantaranya hingga berujung penolakan.
Saya masih ingat kisah 5 tahun yang lalu pada saat saya masih duduk di bangku SMA, bagaimana rasanya mengalami “penolakan cinta” oleh seorang wanita yang saya dambakan.
Ya! Pedih.. pilu.. galau.. Dan rasa sakit itu tidak bisa dicari obatnya di apotek-apotek terdekat.
Sekarang, saya menyadari bahwa penolakan pada saat itu adalah sebuah Kegagalan akibatKesalahansaya yang Kesulitan dalam berkomunikasi dengan wanita untuk membuatnya jatuh cinta. 
Simple-nya, saya menyadari bahwa dulu saya menyatakan cinta, tidak pada saat yang tepat! Pada saat dia belum jatuh cinta, bahkan dekat saja belum. Tentu ditolak!
Sekali lagi,
“Sesuatu yang tidak pada saatnya itu tidak baik”
Tentunya anda tidak ingin merasakan ke-galau-an yang saya alami dulu, bukan?
Anda tentu tidak ingin terus menerus mengalami kesulitan, kesalahan, dan kegagalan saat berkomunikasi dengan wanita.
Dan disini, saya akan membantu anda untuk menghindari kesulitan, kesalahan, dan kegagalan tersebut.
Bagaimana caranya?
Santai.. Tenangkan diri anda sejenak. Tarik nafas dan hembuskan perlahan. Bila perlu, ambil segelas air putih dan minum. Sudah rileks? Mari kita lanjutkan!
Sekarang saya akan memperkenalkan kepada anda tentang “Level Komunikasi dengan Wanita”.
Saya akan membagi komunikasi itu kedalam 3 level  yaitu STRANGER, FRIENDLY, dan SPECIAL.
Level 1 (STRANGER)
Pada level ini hubungan anda dengan wanita adalah sebagai orang asing atau orang baru yang belum terikat suatu apapun. Adapun anda mengenal seorang wanita atau wanita mengenal anda dalam waktu yang cukup lama, namun selama itu tidak ada ikatan atau hubungan apapun. Sebatas tau sama tau.
Komunikasi yang dilakukan tentunya hanya komunikasi umum/formal , seperti :
Saling bertanya nama, tempat tinggal, sekolah, kuliah, pekerjaan dan hal-hal umum lainnya.
Level 2 (FRIENDLY)
Pada level ini hubungan anda dengan wanita adalah sebagai teman atau sahabattidak lebih.
Komunikasi yang terjalin di level ini biasanya sudah memasuki hal personal, seperti :
Saling bercanda gurau, saling bercerita tentang keseharian, tentang permasalahan, tentang keluarga, saling bertanya tentang kesukaan atau hal favorit, dan hal-hal personal lainnya.
Level 3 (SPECIAL)
Tentu saja di level ini hubungan anda dan wanita adalah sebagai orang special atau istimewaentah itu “gebetan yang siap untuk di tembak”, Teman Tapi Mesra, Pacar, hingga Suami-Istri.
Komunikasi yang terjalin pun akan lebih bersifat istimewa, ekslusif, bahkan intim, seperti :
Lebih banyak membicarakan tentang perasaan cinta, kepedulian, perhatian, saling memuji dan mengagumi, saling terbuka, atau berbicara tentang hal-hal romantis.
Lalu apa untungnya anda mengetahui Level Komunikasi ini?
Membuat anda lebih tampan? Atau membuat tubuh anda lebih seksi?
Jangan sekonyol itu!
Sudah tentu untuk mengurangi serta menghindari Kesulitan, Kesalahan, dan Kegagalan anda saat berkomunikasi dengan wanita. Sehingga tidak lagi berujung kesakitan yang membuat anda“galau”.
Masih bingung? Mari saya jelaskan lebih lanjut!
Kebanyakan pria berkomunikasi dengan wanita tidak pada level yang tepat. Dengan kata lain komunikasi itu dilakukan tidak pada saat yang tepat.
Ada 2 kesalahan  yang terjadi disini, yaitu :
1. Terlalu terburu-buru
2. Terlalu menunda-nunda

1. Terlalu terburu-buru
Seperti contoh cerita “suram” saya di awal, saya dan wanita belum terlalu kenal, tidak saling akrab, bahkan nama belakang wanita itu pun saya belum tau. Yang saya tau hanyalah dia cantik, dan dia adik kelas saya. Saya dan wanita tersebut masih berada di level 1 (stranger), tapi saya langsung melakukan komunikasi level 3 (special) dengan menyatakan cinta kepada wanita itu.
Dan .. Penolakan pun tak terhindarkan lagi.
Sama halnya misalkan saja anda sedang berkenalan dengan wanita dan anda berkata :
“Nama aku Burhan, nama kamu siapa?”
“Oh Wina.. Win, mau ga nikah sama aku?”
Contoh lain, anda baru saja berkenalan ( masih berada di level 1) lalu anda melakukan komunikasi di level 2.
“Nama aku Burhan, nama kamu siapa?”
“Oh wina.. makanan favorit kamu apa win?”
“Eh win, kakek aku lagi sakit, mau ga kamu temenin aku nengok kakek?”
Apa respon yang akan diberikan wanita? Anda tentu sudah bisa menduganya.
“Apaan sih, Geje banget!”
Ya, mungkin anda tidak se-konyol dan se-nekad itu. Hanya saja banyak pria yang melakukan hal yang serupa dengan contoh di atas, dan mungkin anda termasuk salah satunya.
Terburu-buru dan tidak menyadari dimana level anda dan wanita berada.
Kasus lain, anda dan wanita masih berada di level 2 (friendly), namun anda tergesa-gesa melakukan komunikasi level 3 (special) dengan menyatakan cinta pada wanita tersebut. Apa respon yang akan wanita berikan? “Kita temenan dulu aja ya”
Ingat!
“Sesuatu yang tidak pada saatnya itu tidak baik”.
“Tapi ada juga orang yang baru kenal dan langsung akrab, saling bercanda, bahkan hingga jadian dalam waktu singkat”
Ya! Memang , ini bukan soal sebarapa singkat atau lama anda mengenal wanita tapi seberapa singkat atau lama anda menaikan Level Komunikasi tersebut (Level Up).
Bisa saja anda baru berkenalan dan ngobrol biasa, lalu 1 menit kemudian anda sudah mulai bercanda dengan menggodanya. Dan ternyata wanita itu pun menggoda anda balik, lalu 3 menit kemudian anda berdua sudah merasa dekat dan sangat dekat  sampai timbul chemistery diantara anda berdua. Tentu tidak akan jadi masalah lagi jika dalam 5 menit setelah perkenalan itu anda dan wanita asik membicarakan tentang perasaan dan seketika itu juga anda berdua jadian!
Namun, saya hanya mengingatkan anda bahwa
“sesuatu yang dimulai sebelum waktunya, mungkin akan berakhir sebelum waktunya juga”.
2. Terlalu menunda-nunda
Mungkin ada sebagian pria yang melakukan kesalahan ini, terlalu menunda-nunda.
Pada saat wanita sudah menginginkan anda dan dirinya untuk memasuki Level Special, anda masih melakukan komunikasi di Level Friendly karena ketidakpekaan anda.
Anda tidak pernah menunjukan kepedulian, perhatian, atau perasaan cinta.
Mungkin awalnya wanita akan sangat tertarik karena anda begitu menantang, namun jika anda tetap saja tidak peka, lama kelamaan wanita akan bosan, jenuh, hingga jengkel dan wanita akan mulai menjauhi anda.
Nah, saat ini tentunya anda sudah sangat paham, jika komunikasi yang tidak pada saatnya akan menjadi sumber kesulitan, kasalahan, dan kegagalan anda. Dan sekarang pertanyaannya adalah bagaimana cara meningkatkan Level Komunikasi tersebut?
Bagaiman cara Level Up dari Level 1 ke Level 2 sampai ke Level 3?
Saya akan memberikan caranya melalui sebuah contoh pengalaman komunikasi saya dengan wanita dari Level 1 hingga mencapai Level 3, namun seperti kalimat yang dari tadi saya ingatkan :
“Sesuatu yang tidak pada saatnya itu tidak baik”
Rasanya saya sudah cukup lelah menulis dan saya rasa anda pun sudah cukup lelah membaca. Sepertinya, akan lebih baik jika saya memberikannya di lain kesempatan

MEMFUNGSIKAN KEPALA...!!!


Dalam sebuah pagi yang sunyi, seekor jangkrik berkata:
“ketidakpedulianmu itu yang membuat kamu tak bisa melihat kami yang kecil..kau mengabaikan suara nyaring kami, mana tahu kau siapa jantan - siapa betina? Jangan anggap sepele, karna kami pula lah yang membuat malam mu menjadi merdu”

Aku pun tersentak, jangkrik yang bersuara kita kembali menelusuri ilalang.
-IA

Kadang kita tak tahu apa fungsi anatomi kepala. Kadang kita lupa, tepatnya, bukan tak tahu. Karna sebagian dari kita ini sudah tahu banyak hal, namun melupakanya begitu saja.

Kawan,kau ingat tentang jamaah sunrise?
Ketika itu di pos dua dalam perjalanan menuju puncak merbabu. aku bertemu salah satu dari mereka. Aku ajak dia dekat tendaku yang pintunnya robek ditusuk teman waktu badai datang. Kami berdua menikmati teh hangat, pada saat matahari tenggelam. Ingat mereka tak menolak matahari tenggelam. Kita berdua melihat segerombolan monyet di atas pohon. Ada satu yang besar, diam di pohon yang batangnya agak putih dan daunya jarang. Monyet itu diam tanpa gerak. Melihat awan yang berwarna oren kala itu. oren atau orange? Aku pernah ditegur dosen karna menuliskan kata “oren” untuk mendefinisikan warna kuning yang bertemu merah, tapi bunyi dan kata di indonesia memang selalu di permasalahkan. Apakah kau tahu nama anak calon arang yang sebenarnya? Manggali atau manjali?sudah lah, kenapa kita membahas kata-kata yang seharusnya merdeka?

Monyet itu, yang diam di atas pohon berbatang hampir putih dan jarang daun sepetinya menikmati fungsi mata. ia menikmati tatanan warna yang tepat di langit.  Tuhan maha Designer, tahukah kau sifat Tuhan yang satu itu? Aku berpikir sejenak tentang fungsi mata seorang kera. Apakah keindahan dimatanya sama? apakah keindahan visual tersebut mampu ia kirimkan ke otak untuk direfleksikan menjadi laku bersyukur? Kita tak tahu kera, dan parahnya kita anggap kera ini sebagai saudara tua kita. Maaf, salah, saudara tua sipil adalah militer. Itu kata tetangga saya yang kerja di kodim. Seraya menepuk bahuku, biasanya ia memberi nasihat seperti “jadilah penerus negara yang baik” dan aku akan jawab “nggih om”.

Monyet. Sebagian dari kita percaya bahwa monyet memiliki kecerdasan yang mendekati kecerdasan yang sama dengan manusia. (saranku untuk monyet, tetaplah menjadi monyet, jangan kau dekati kecerdasan manusia. Manusia itu lebih rakus dari pada kalian wahai para monyet, tak usah kau meniru kami, akan repot jika kau mengikuti kecerdasan kami dengan rupa yang masih berekor dan berbulu. Manusia kebanyakan ini melihat segalanya dari fisik, hanya manusia yang masih memiliki sisi kemonyetan yang tak mempedulikan fisik..hahaha). jika monyet itu memang bisa menggunakan otaknya seoptimal manusia (ini sudut pandang manusia) apakah ia mampu menggunakan inderanya?

Suatu saat ada monyet sedang berdiri di pohon. Dibawahnya ada satu desa yang sedang dibantai oleh kekuasaan tiran. Apakah monyet akan menangis? Sepertinya tidak, karna ia tidak mengerti. lalu ada seorang manusia, yang tertawa melihat monyet di ikat dengan rantai kecil, lalu dipaksa menarik gerobak. Sesekali dicambuk. Dan tendang bertalu-talu mengiringi adegan monyet membawa gerobak. Biasanya monyet ini dipanggil sarimin. Lalu apakah manusia akan menangis? Tidak, karna manusia tidak mengerti. malah manusia memberi uang seribu kepada pencambuk monyet itu. disinilah letak “optimalisasi indera berperan”.

Mari kembali pada sore dan teh hangat yang sedang kami nikmati. Biarlah monyet menjadi apa maunya. Sore ini, orang disampingku, yang mengaku sebagai jamaah sunrise mulai membuka pertanyaan, dan seperti biasa, kretek lah yang membawa kami pada percakapan
“tahukah kau betapa sangat diperhitungkanya jumlah struktur dalam tubuh kita?”

Aku melongo, masih belum menangkap apa yang ia katakan

“contohnya apa yang ada dikepala. Sungguh. Kau harus memanfaatkannya sesuai bilangan. Yang ganjil tak perlu kau bagi kepada orang lain, jika kau bagi sesuatu yang ganjil harus hati-hati. Dan yang genap harus kau gunakan. Harus kau bagi sama rata dan jangan berat sebelah. Pahamkah kau maksudku?”

“ganjil dan genap? Pada hal apa? Gelap, aku tak tahu maksudmu” saat itu aku tak begitu peduli.

“mata, telinga, lubang hidung kita ada dalam bilangan genap. Sedangkan mulut hanya dalam bilangan ganjil. Tuhan tak sembarangan”

Ia melanjutkan

“kita memiliki dua mata, itu genap, maka gunakanlah mata kita sebaik-baiknya. Tekankan penglihatan kita agar optimal, lihat apa yang tak terlihat tapi pantas. Telinga kita, ada dua, itu genap. Maka dengarkanlah setiap keluh kesah yang lemah. Bantulah sebisamu. Percuma jika kau mendegar atau melihat tapi tak bergerak. Percuma guna dua tangan dan dua kakimu. Lalu hidung. Itu dua, dan itu genap. Hidunhmu itu, tak hanya berguna untuk mencium bau-bauan yang kasat. Tuhan itu puitis. Maka ciumlah penderitaan mereka yang membutuhkan, dan bantulah”

Takjub. Ia melanjutkan kuliah dadakan sore itu

“ dan mulut. Ganjil, satu. Hal yang ganjil, terutama satu itu sangat ampuh, tapi berbahaya. Kau bisa lihat kenapa pedang berbentuk lurus macam angka satu, karnanya pedang tak berbentuk angka delapan. Bicaralah seperlumu”

Aku memikirkan hal yang aneh tentang jaman sekarang
“lalu bagaimana dengan fungsi jari-jari. Kita sekarang mewakilkan telinga, mata, lidah dan hitung dengan fungsi jari-jari. Apakah kita bisa sesuka hati dengan jari?”

Saat ini giliran dia yang diam mendengar pertanyaanku waktu itu. aku memperjelas pertanyaanku

“kita sekarang mengenal internet, facebook, twiter dan lain sebagainya. Dan kita mengaksesnya menggunkana jemari kita. Kadang lewat tuts-tuts yang keras atau lembut. Kadang hanya dengan sentuhan touchscreen

Ia seruput tehnya, dan berkata

“tak kau pikirkah betapa hebatnya Tuhan? Ia sudah memikir tentang facebook dan hal-hal lain yang kau gunakan itu! jemari, yang pada kasus formal berjumlah sepulu (jari tangan). Itu genap. Tapi ia membawa sepuluh angka ganjil. Betapa harus hati-hatinya kita dengan sepuluh pisau kecil di ujung lengan tangan? Dengan angka sepluh kita harus ekstra hati-hati, karna kita menyangkut sebelum sampai pada sepuluh, kita memiliki lima angka ganjil. Dan hanya empat angka genap. Dibawah sepuluh terdapat 1-3-5-7-9 melawan 2-4-6-8. Dan sepuluh menyempurnakan yang genap, agar kita menyikapi yang ganjil seimbang. Betap rumitnya? Tidak. Kalian hanya perlu berimajinasi. Dan yakin bahwa setiap fungsi tubuh ini sudah digariskan, sebenarnya kamu, kalian para manusia, tak perlu repot memikirkan formasi jumlah jari, tapi apakah kalian bisa terima begitu saja jika diperintahkan untuk “hati-hati memakai seluruh tubuhmu”. Kita ini perlu berdialog agar apa yang dilempar mau kita tanam kuat”

Jancuk! Dia bisa menjawabnya juga. Aku Cuma geleng-geleng. Kera diatas pohon yang nyaris putuh dan berdaun jarang itupun Cuma garuk-garuk pantat. Lalu meloncat kepohon lain, dan pergi entah ke mana, masa bodoh.


Batapa jarangnya mata kita ini digunakan, jangankan telinga atau hidung. Kita terlalu asik memakai mulut kita. Atau jari-jari kita.

Apakah kau, kawan, pernah mendengar cerita tentang anak kecil yang menyusu mayat ibunya yang mati kelaparan di daerah timur indonesia? Apakah kau pernah mencium bau bangkai, pesta mayat, di istana negara? Kita telalu asik menggunakan mulut dan jemari kita.

Sebentar, sepertinya aku juga seperti manusia-manusia korban hantu kotak itu. memang aku mendengar, aku melihat, bahkan aku mencium hal-hal ganjil. tapi aku juga terlena dengan mulut dan jari-jariku. Apakah aku sudah bergerak? Apakah aku sudah mengoptimalkan fungsi tangan-kaki, dan dompet? Hahaha sepertinya aku hanya bertugas mengganggu pikiran kalian...

Setidaknya aku tak seperti korban uya kuya
jika lihat api kalian akan tidur”

Aku masih membuka mata kawan, walaupun belum bergerak dari depan ranjang monitor yang empuk...tapi aku tak tidur ketika melihat api..
-IA-